Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tahun ini diwarnai dengan semangat kompetisi dan kedisiplinan melalui gelaran Lomba Peraturan Baris Berbaris (PBB) tingkat SD/MI se-Kecamatan Pasirian. MI Islam Terpadu Al-Uswah turut mengambil bagian dalam ajang tersebut dengan mengirimkan dua pleton, yaitu Pleton 02 untuk kategori putra dan Pleton 117 untuk kategori putri. Hasilnya, kedua pleton berhasil membawa pulang gelar Juara 1 di kategori masing-masing.
Persiapan: Sebulan Latihan Fisik dan Mental yang Tidak Mudah
Prestasi yang diraih bukanlah hasil instan. Sebelum hari perlombaan, para siswa yang tergabung dalam kedua pleton menjalani masa latihan intensif selama kurang lebih satu bulan. Latihan tidak hanya menyasar aspek fisik seperti ketepatan gerakan, kekompakan langkah, dan kekuatan formasi baris, tetapi juga aspek mental berupa kedisiplinan, konsentrasi, dan daya tahan menghadapi tekanan.
Selama masa persiapan tersebut, anak-anak kerap berlatih di bawah terik matahari hingga mengalami kelelahan fisik yang cukup berat. Sesi latihan yang berulang-ulang dilakukan demi memastikan setiap gerakan dapat dieksekusi secara seragam dan presisi. Proses ini menuntut komitmen tinggi, baik dari siswa maupun pembimbing yang mendampingi, mengingat standar penilaian dalam lomba PBB sangat memperhatikan detail kekompakan tim.
Pelaksanaan Lomba: Rute Balai Desa Pasirian hingga Lapangan SMPN 1 Pasirian
Lomba PBB tingkat SD/MI Kecamatan Pasirian dalam rangka Peringatan HUT RI ke-81 dilaksanakan pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Rute perlombaan dimulai dari Balai Desa Pasirian dan berakhir di lapangan SMPN 1 Pasirian, menempuh jarak yang menuntut stamina dan konsistensi formasi sepanjang perjalanan.
Di sepanjang rute tersebut, setiap pleton peserta dinilai berdasarkan kekompakan gerak, ketepatan aba-aba, kerapian formasi, serta kedisiplinan selama baris-berbaris berlangsung. Pleton 02 dan Pleton 117 dari MI Islam Terpadu Al-Uswah tampil dengan formasi yang solid, menunjukkan hasil latihan intensif yang telah dijalani selama sebulan terakhir.
Pada akhir perlombaan, hasil penilaian dewan juri menetapkan Pleton 02 sebagai Juara 1 kategori putra, sementara Pleton 117 dinobatkan sebagai Juara 1 kategori putri. Pencapaian ganda ini menjadikan MI Islam Terpadu Al-Uswah sebagai salah satu sekolah dengan hasil terbaik dalam ajang tersebut.
Nilai-Nilai Positif yang Tertanam dari Ajang PBB
Di balik gelar juara yang diraih, ajang PBB ini menyimpan banyak pembelajaran berharga bagi para siswa. Latihan baris-berbaris yang menuntut keseragaman gerak secara langsung mengajarkan pentingnya kedisiplinan, baik dalam mengikuti instruksi maupun menjaga konsistensi performa dari waktu ke waktu.
Selain itu, proses latihan yang panjang dan berat menumbuhkan rasa tanggung jawab pada masing-masing siswa terhadap perannya dalam pleton. Setiap individu menyadari bahwa kesalahan kecil dapat memengaruhi penilaian keseluruhan tim, sehingga muncul kesadaran untuk saling menjaga kekompakan dan mendukung satu sama lain.
Komitmen juga menjadi nilai yang terbentuk selama proses ini. Ketekunan menghadapi latihan di tengah kondisi fisik yang melelahan, termasuk panas dan rasa capek, menjadi bukti bahwa hasil maksimal memerlukan konsistensi usaha, bukan sekadar semangat sesaat. Nilai kerja sama tim, kesabaran, dan pengendalian diri turut terbentuk seiring proses latihan yang dijalani bersama-sama.
Apresiasi dan Ucapan Terima Kasih
Keberhasilan Pleton 02 dan Pleton 117 dalam meraih gelar Juara 1 di kategori masing-masing tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Dukungan besar dari wali murid, baik dalam bentuk perhatian, motivasi, maupun kesediaan mengantar-jemput anak-anak selama masa latihan, menjadi salah satu faktor penting yang turut menopang kelancaran proses persiapan. Sinergi antara siswa, wali murid, pembimbing, dan sekolah inilah yang pada akhirnya membawa hasil membanggakan dalam Lomba PBB tingkat SD/MI Kecamatan Pasirian Tahun 2026.
Semoga prestasi yang diraih Pleton 02 dan Pleton 117 menjadi bekal berharga bagi seluruh siswa dalam menapaki jenjang pendidikan selanjutnya. Semangat disiplin, tanggung jawab, dan kekompakan yang telah ditempa selama proses latihan kiranya dapat terus tertanam dan menjadi karakter yang melekat, tidak hanya di atas lapangan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Doa dan harapan terbaik senantiasa menyertai langkah anak-anak, agar kelak tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berakhlak baik, dan membawa manfaat bagi banyak orang.
0 Komentar