Selamat datang para Bintang di Kampus Peradaban MIS ISLAM TERPADU AL USWAH PASIRIAN, Mewujudkan generasi Qur'ani, Berprestasi, dan Mandiri

Musda ke-3 JSIT Lumajang: Partisipasi Aktif Sekolah dan Penampilan Spesial Tim Albanjari MIS Islam Terpadu Al-Uswah


Musyawarah Daerah (Musda) ke-3 Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Daerah Lumajang berlangsung pada 10 Januari 2026 di Hall Utama Aby Hotel Lumajang, Kabupaten Lumajang. Kegiatan ini merupakan forum strategis untuk konsolidasi organisasi, evaluasi program, dan perumusan arah pengembangan pendidikan Islam terpadu di wilayah tersebut. 

Dengan mengusung tema “Berkolaborasi dan Berinovasi Mewujudkan Lumajang Tumbuh Semakin Tangguh”kegiatan ini diikuti oleh peserta yang berasal dari utusan yayasan, kepala sekolah, serta guru dari sekolah-sekolah anggota JSIT Indonesia di Kabupaten Lumajang. 

Musda dilaksanakan secara terstruktur melalui rangkaian kegiatan sejak pukul 07.00 hingga 15.30 WIB. Agenda dimulai dengan check in peserta pukul, dilanjutkan pra acara berupa penampilan hadrah, storytelling, dan Tari Glipang sebagai pengantar kegiatan.

Sesi pembukaan berlangsung, diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars JSIT, tilawah Al-Qur’an, sambutan Ketua JSIT Daerah Lumajang, penampilan nasyid, sambutan Bupati Lumajang, doa, serta penutup agenda pembukaan. Kehadiran pejabat Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan dukungan terhadap pengembangan pendidikan Islam terpadu di daerah.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan guru, sidang pleno kepala sekolah dan pengurus, arahan pembina JSIT Lumajang, hingga sidang pleno lanjutan. Seluruh rangkaian Musda ditutup secara resmi pada pukul 15.30 WIB. Musda ini bertujuan memilih dan menetapkan jajaran pengurus baru, menyusun rencana kerja organisasi, mengevaluasi program, serta memperkuat kolaborasi antarsekolah anggota JSIT untuk menjawab tantangan pendidikan yang terus berkembang.

Penampilan Spesial Tim Al-Banjari MIS Islam Terpadu Al-Uswah


Salah satu momen istimewa dalam rangkaian pembukaan Musda ke-3 JSIT Lumajang adalah penampilan Tim Al-Banjari MIS Islam Terpadu Al-Uswah. Tim ini terdiri dari siswa kelas 5 dan 6 yang tampil membawakan shalawat sebagai bagian dari pra acara.

  • Astrajingga Manjer Kawuryan – 6A
  • Athar Narendra Erabbani – 6A
  • Khanza Alunna Romadoni – 6A
  • Verdyan Dwi Hariyanto – 6A
  • Zahra Syadza Qattrunnada Nuraini – 6B
  • Islam Madinna Putri Nanda – 6B
  • Baiq Janis Mentari – 6B
  • Aisyah Afifahtul Khairunnisa' – 6B
  • Mochammad Azfar Rayhansya – 6B
  • Dibya Bayu Manggala – 6C
  • Akmal Muzaqi Dagna Sutrisno – 6C
  • Jihannora Davina Azra – 6C
  • Muhammad Ferdiano – 5B

Penampilan Al-Banjari memberikan suasana religius dan khidmat, sekaligus menjadi simbol partisipasi aktif MIS Islam Terpadu Al-Uswah dalam kegiatan organisasi pendidikan tingkat daerah. Kepercayaan yang diberikan kepada para siswa untuk tampil di forum resmi JSIT menjadi kehormatan tersendiri bagi sekolah.

Keterlibatan siswa dalam kegiatan Musda menunjukkan komitmen MIS Islam Terpadu Al-Uswah dalam mengembangkan potensi peserta didik, tidak hanya pada aspek akademik, tetapi juga penguatan karakter, seni Islami, dan kepercayaan diri tampil di ruang publik. Penampilan ini mendapat apresiasi dari peserta Musda dan tamu undangan yang hadir.

Pelatihan Guru: Pengembangan Kompetensi Guru Abad 21 Berbasis Digital dan Deep Learning

Sebagai rangkaian kegiatan Musda, diselenggarakan pula sesi pelatihan guru dengan tema “Pengembangan Kompetensi Guru Abad 21 Berbasis Digital dan Deep Learning”. Pelatihan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan peningkatan kompetensi profesional tenaga pendidik dalam menghadapi tantangan pembelajaran modern.

Sesi ini menitikberatkan pada strategi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi serta metode pembelajaran yang mendorong keterlibatan peserta didik secara aktif. Pelatihan mencakup pendekatan digital dalam desain pembelajaran, integrasi alat bantu teknologi pendidikan, serta pemahaman konsep deep learning yang memfokuskan guru pada pengembangan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi peserta didik.

Para guru dari sekolah anggota JSIT, termasuk guru-guru dari MIS Islam Terpadu Al-Uswah, mengikuti sesi ini secara antusias. Pelatihan dimaksudkan untuk memperkuat kapasitas pengajar dalam mengoptimalkan peran mereka sebagai fasilitator pembelajaran yang mampu memadukan nilai-nilai agama dengan kompetensi abad 21. 

Selamat atas Terpilihnya Pengurus Periode 2025-2029

Berdasarkan hasil sidang tim formatur, ditetapkan susunan Pengurus JSIT Indonesia Daerah Lumajang Masa Bakti 2025–2029 sebagai berikut:

  • Ketua: Taufik Akbar, S.Pd.I.
  • Sekretaris: Nurul Tofikin, S.Pd.
  • Bendahara: Tri Naning W., S.Pd.I.
  • Ketua Bidang Penjaminan Standar Mutu: Nasiyatul Kholisah, M.Pd.I.
  • Ketua Bidang Karakter Guru dan Siswa: Udik Lasmono, S.Pd.I.
  • Ketua Bidang Prestasi Guru dan Siswa: Farida Bingah Y., S.Pd.
  • Ketua Bidang Pembinaan Orang Tua, Sosial Kemasyarakatan, dan Kemitraan: Abdul Mahfud, S.Pd.

Salah satu tujuan Musda adalah memperkuat sinergi antar lembaga pendidikan, menyusun rencana kerja strategis, serta memperbaharui komitmen kolektif dalam menjawab tantangan pendidikan di era modern. Forum ini menjadi ruang untuk menyepakati arah kebijakan program perbaikan mutu pembelajaran yang tangguh dan adaptif terhadap dinamika perkembangan sosial serta kebutuhan peserta didik.

0 Komentar